ZA5uJxqWAsIa8s0NdbTDrp6OocveZwqEZiZARrp6

Tutup Tahun 2025 Part 2: Gue Hajar Kanan ETF QQQ Saat Harga Naik.


Jurnal #6 Rutinvestasi ETF Invesco [QQQ]

Kesibukan di Penghujung Tahun

Seperti yang gue ceritakan di postingan sebelumnya, tanggal 30 Desember 2025 adalah hari yang sibuk buat portofolio gue. Selain menambah muatan di S&P 500 (SPY), gue ternyata belum selesai "belanja".

Gue melihat portofolio dan merasa porsi "mesin pertumbuhan" alias sektor teknologi masih kurang "nendang" untuk menyambut tahun 2026.

Tanpa pikir panjang, di hari yang sama, gue memutuskan untuk melakukan transaksi kedua. Targetnya jelas: ETF favorit pecinta teknologi, Invesco QQQ.

Rincian Transaksi QQQ Akhir Tahun

Berikut data pembelian penutup tahun gue untuk sektor teknologi:
  • Tanggal: 30 Desember 2025
  • Harga Beli: $621.57
  • Jumlah Unit: 0.0475 lembar
  • Total Transaksi: $29.66\
Kalau kalian perhatikan, nominal transaksi ini ($29.66) lebih besar daripada transaksi SPY gue di hari yang sama ($17.80). Ini bukan kebetulan, tapi bagian dari strategi alokasi yang sedang gue bangun.

Psikologi Investasi: Berani "Average Up"

Ada satu hal menarik dari data di atas.

Bulan Lalu (28 Nov): Gue beli QQQ di harga $616.

Hari Ini (30 Des): Gue beli QQQ di harga $621.

Harganya naik sekitar $5 per lembar dalam sebulan. Bagi investor pemula, membeli barang yang sama dengan harga lebih mahal (Average Up) seringkali terasa berat secara mental. Muncul perasaan: "Duh, kok gak beli banyak pas kemarin masih murah ya?" atau "Tunggu koreksi lagi deh."

Tapi, di sinilah ujian disiplin Dollar Cost Averaging (DCA) yang sebenarnya.

Gue memutuskan untuk "hajar kanan" (beli di harga pasar saat itu) karena gue berinvestasi untuk jangka panjang, bukan untuk trading harian.

Kalau gue yakin perusahaan-perusahaan teknologi top Amerika (seperti Apple, Microsoft, Nvidia yang ada di dalam QQQ) akan jauh lebih besar 10 tahun lagi, maka perbedaan harga $5 hari ini menjadi tidak relevan dalam gambaran besarnya. Menunda membeli karena berharap harga turun sedikit seringkali malah bikin kita ketinggalan kereta saat harga terus melaju naik.


Strategi Portofolio: Mencondongkan Badan ke Tech

Dengan dua transaksi di tanggal 30 Desember ini, gue secara sadar membuat portofolio gue lebih "berat" di sektor teknologi (QQQ) dibandingkan pasar yang lebih luas (SPY).

Kenapa?

Karena di fase awal membangun kekayaan (wealth accumulation phase), gue bersedia mengambil risiko volatilitas yang lebih tinggi demi potensi pertumbuhan (growth) yang lebih kencang. Gue menjadikan QQQ sebagai ujung tombak portofolio ini memasuki tahun 2026.

Kesimpulan Tahun 2025: Dua bulan terakhir ini adalah fase pemanasan yang luar biasa. Gue belajar disiplin mencatat, belajar mengatasi rasa takut memulai, dan sekarang belajar konsisten membeli baik saat harga turun maupun naik.

See you in the next update!

Semua yang tulis di sini hanya jurnal pribadi gue, bukan ajakan untuk membeli. Selalu riset sendiri sebelum loe beli aset apapun. 
Post a Comment